
Kisah Yayasan
Pada tahun 2005, sebuah visi yang penuh kepedulian diwujudkan ketika Mary Northmore, seorang warga negara Indonesia keturunan Inggris, menanggapi permohonan dari Prof. Dr. David David, ahli bedah kraniofasial terkemuka di Australia. Beliau menjelaskan bahwa upayanya untuk membantu pasien di Indonesia Timur terkendala oleh kurangnya infrastruktur yang memungkinkan pasien untuk mendapatkan akses terhadap perawatan yang mereka butuhkan. Sebagai tanggapan atas hal tersebut, dengan dukungan dari sejumlah relawan dan para pendukung, Mary mendirikan Yayasan Senyum Bali.
Impian tersebut adalah untuk meringankan penderitaan yang disebabkan oleh kelainan kraniofasial serta mengubah kehidupan masyarakat melalui layanan kesehatan yang mudah diakses. Saat ini, Yayasan Senyum Bali menjadi sumber harapan yang berdedikasi untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak dan orang dewasa di seluruh Indonesia. Yayasan ini menjunjung tinggi prinsip Akuntabilitas, Transparansi, dan Standar Etika.


STAY IN THE KNOW
Visi Kami
Misi
Di Yayasan Senyum Bali, misi kami jelas: mengurangi penderitaan yang terkait dengan kelainan kraniofasial dan meningkatkan kualitas hidup individu yang terkena dampaknya.
Komitmen Kami
Yang membedakan Yayasan Senyum Bali dengan yang lain adalah pendekatan holistik kami terhadap perawatan pasien. Selain operasi gratis, kami menyediakan layanan komprehensif yang mencakup transportasi, akomodasi, dan dukungan logistik.

